You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
CRM Dinilai Percepat Respon Aduan Masyarakat
photo Reza Hapiz - Beritajakarta.id

Aplikasi Crop Disempurnakan Jadi CRM

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyempurnakan aplikasi Cepat Respons Opini Publik (CROP) menjadi Citizen Relation Management (CRM).

CRM memiliki fitur yang lebih lengkap dari CROP, sehingga mempermudah pemantauan laporan

Kepala Biro Tata Pemerintahan DKI Jakarta, Premi Lasari mengungkapkan, penyempurnaan aplikasi ini bertujuan membantu sekaligus memudahkan koordinasi antara lurah dengan SKPD dalam menyelesaikan laporan warga yang disampaikan melalui aplikasi Qlue.

"CRM memiliki fitur yang lebih lengkap dari CROP, sehingga mempermudah pemantauan laporan," ujar Premi, Rabu (6/9).

70 Pegawai Dilatih Aplikasi CROP dan Qlue

Dijelaskannya, dalam aplikasi CRM terdapat fitur koordinasi. Jadi, ketika lurah mendapat laporan dan melakukan disposisi yang menjadi kewenangan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), indikator lurah berubah biru, dan SKPD terkait merah.

"Kalau SKPD sudah menindaklanjuti laporan warga akan ada penilaian atau poin bagi SKPD terkait. Sedangkan, indikator respons di pihak kelurahan akan berubah menjadi warna hijau," katanya.

Ia menambahkan, bimbingan teknis (bimtek) dan simulasi CRM terus berjalan di lima wilayah kota dan Kabupaten Kepulauan Seribu.

"Bimtek jalan terus, sekarang sedang uji coba di Jakarta Pusat. Kami berharap, penyempurnaan ini dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Perpanjang PJJ Sampai 8 September

    access_time07-09-2026 remove_red_eye7352 personDessy Suciati
  2. Angkutan Laut Transjakarta Perkuat Konektivitas Kepulauan Seribu

    access_time04-09-2026 remove_red_eye2850 personFakhrizal Fakhri
  3. Ini Pemicu Kenaikan Harga Cabai Rawit Merah di Jakarta

    access_time08-09-2026 remove_red_eye2573 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. Enam Mobil Tangki Air Bersihkan Abu Vulkanik di Sejumlah Ruas Jalan di Jaktim

    access_time06-09-2026 remove_red_eye2137 personNurito
  5. Warga Diimbau Lindungi Saluran Pernapasan dan Mata dari Paparan Abu Vulkanik

    access_time06-09-2026 remove_red_eye1928 personBudhi Firmansyah Surapati